Pada hari Selasa, 28 April 2025, telah dilaksanakan kegiatan simulasi bencana gempa bumi di SD Cilandak Barat 01. Kegiatan ini dilakukan secara partisipatif dengan melibatkan guru dan siswa.
Simulasi dimulai dengan suara sirene darurat yang menandakan terjadinya gempa bumi. Seluruh siswa dan guru segera melakukan prosedur penyelamatan dengan berlindung di bawah meja.
Beberapa menit kemudian, siswa diarahkan untuk keluar menuju titik kumpul yang telah ditentukan di lapangan sekolah, sambil melindungi kepala mereka dengan tas. Setelah semua siswa berkumpul di lapangan, para guru melakukan pengecekan untuk memastikan seluruh siswa dalam keadaan aman, serta memeriksa setiap kelas untuk memastikan tidak ada yang tertinggal. Guru juga mempraktikkan penanganan apabila ada siswa yang terluka saat terjadi gempa.
Kegiatan simulasi ini melibatkan Tim Evakuasi JGC Indonesia yang memberikan arahan terkait prosedur evakuasi dan keselamatan saat terjadi bencana.
Melalui kegiatan simulasi gempa ini, diharapkan siswa dan guru dapat memahami lebih baik langkah-langkah yang harus diambil untuk menyelamatkan diri dan orang lain. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk membentuk kesiapsiagaan, ketenangan, dan respons cepat dari seluruh komunitas sekolah apabila terjadi bencana gempa bumi yang sesungguhnya.

