Jakarta - Dalam rangka meningkatkan kesiapsiagaan karyawan terhadap potensi kebakaran di lingkungan kerja, PT. JGC Indonesia melalui tim QHSE menyelenggarakan kegiatan Fire Suppression Training pada tanggal 11 hingga 13 Juni 2025. Pelatihan ini merupakan bagian dari program rutin perusahaan untuk memperkuat budaya keselamatan di lingkungan kerja.
Pelatihan diikuti oleh 11 orang karyawan laki-laki terpilih yang belum pernah mendapatkan pelatihan sejenis sebelumnya. Para peserta dipersiapkan untuk menjalankan peran sebagai Floor Warden, yaitu petugas tanggap darurat yang bertanggung jawab dalam penanggulangan awal saat terjadi kebakaran di area kantor atau proyek.
Kegiatan ini difasilitasi oleh tim pemadam kebakaran profesional serta tim instruktur dari PT. Kreasi Edukasi Manajemen Indonesia (PT. KEM), yang telah berpengalaman dalam pelatihan keselamatan kerja dan tanggap darurat. Materi yang diberikan mencakup pemahaman dasar mengenai penyebab kebakaran, penggunaan alat pemadam api ringan (APAR), teknik pemadaman api yang aman, serta simulasi evakuasi dalam kondisi darurat.
Selama tiga hari pelatihan, para peserta tidak hanya dibekali teori, tetapi juga melakukan praktik langsung di lapangan untuk memastikan mereka mampu mengambil tindakan cepat dan tepat jika terjadi insiden kebakaran. Dengan adanya pelatihan ini, perusahaan berharap seluruh Floor Warden dapat menjadi ujung tombak dalam menciptakan lingkungan kerja yang aman, tanggap, dan siap menghadapi situasi darurat.
Kegiatan Fire Suppression Training ini merupakan wujud komitmen PT. JGC Indonesia dalam menjadikan keselamatan sebagai prioritas utama, serta membangun kesadaran kolektif bahwa keselamatan adalah tanggung jawab bersama. (TG)





1.webp)
.webp)